Konten Lini Masa Sosial Media Rasa Lokal
Paciran Lamongan - Jum'at pagi dalam Lini Masa, ada banyak hal yang menarik selain daripada satu-dua konten nasional dengan Isu usang yang itu-itu saja, walapaun begitu saya cukup beruntung karena ada banyak kawan-kawan kampung yang aktif di media sosial, ada konten yang saya rindukan dari muatan-muatan lokal chas pedesaan, terlebih lagi cuitan kawan-kawan satu kampung maupun kawan kampung sebelah, ada banyak sekali perasaan campur aduk tumpah ruah, beraneka ragam, satu sisi serasa mampu membangkitkan kembali hakekat hidup yang sederhana disisi yang lain seakan teringat kembali masa kecil dahulu, disisi yang lain pula ada gejolak rasa kagum pada jiwa-jiwa yang tekun mencari sumber penghidupan dengan cara-cara yang mingsih tradisional.
Seperti sudah kita tahu bersama media sosial, Facebook chususnya telah menjadi suksesor buku diary dan buku catatan. Pagi berganti Siang dan Sore menjelang, hingga Malam datang. terkadang ingatan kita tidak bisa mengingat semua apa yang telah terjadi dalam satu hari yang telah berlalu. tentu saja semua orang pernah merasakannya. untuk itulah ijinkanlah kali ini saya berbagi konten lokal yang sudah terjadi hari ini, bisa juga beberapa konten yang saya bagikan ini sudah lebih dari satu hari yang lalu tapi tak apalah sebagai pengingat kita pernah menghirup udara di satu desa yang sama.
Langsung saja sila disimak dengan seksama, terkait keterangan dalam gambar, saya sendiri terkadang kurang memahami, lagipula Tuan dan Puan punya kebebasan dalam menafsirkan apa sudah terposting, tentu saja segala tafsiran itu bisa diterima selama konteks tafsirannya tidak meloncat jauh dari pokok bahasan dan obyektif.
1. Kawan yang satu ini setahu saya sedang membuka usaha baru, terkait tempat dan jam bukanya mungkin sampean bisa tanya langsung ke yang bersangkutan. postingan yang positif. sukses selalu.
2. Senada dengan postingan diatas para generasi yang lebih mapan dalam arti usia, lebih banyak memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk memasarkan produk yang dimilikinya. harapan saya semoga telaten dodolan bubur online.
3. Karakter orang tabah yang tekun dalam niaga, bukan pelapak handphone musiman, nama tokonya sudah cukup dikenal dan punya predikat bagus. salut.
4. Sebagai kepala suku Kabar Paciran saya terkadang sulit memahami apa yang sudah beliau posting ini? walaupun begitu tidak melunturkan kekaguman saya sama beliau. Sun tangan sek GUS. #ngajak_apik'an
kapan nulis mane... manuk ilang iso nulis dowo sampean Gus, opo perlu manuk'e ilang bendino. :-)
5. Pemuda tanpa bermain itu ibarat Cinta yang ditinggal Rangga pergi kagak balik-balik, sebagaimana Cinta yang hidupnya hampa tanpa Rangga, Begitu pula seorang Pemuda akan hampa tak bergairah bila laku hidup tidak bermain Game. seng telaten mengko nek wes wayae leren lak leren. maksudte leren gendaan terus tambah ngesut dolanan game bae.
6. Beruntung. satu kata itu mungkin masih kurang, ketika yang lain lebih fokus pada konten kekinian bapak yang satu ini malah fokus pada hal-hal sederhana yang menggugah kenangan lama dan kearifan lokal yang masih terjaga.
7. Tidak ada kebahagiaan yang lebih nikmat selain melihat senyum bayi, begitu kiranya bathin para ibu atau sekarang lebih keren dikenal dengan sebutan macan ternak. suajib suaceng: iki maksudte opo? serius nanya.
8. Berhenti sejenak sembari share peta lokasi, gaya baru zaman milenial. 50 atau 100 tahun yang lalu hanya orang-orang militer yang bisa berbagi peta lokasi dan sekarang semua orang bisa. zaman baru.
9. Liga Oplos Paciran Cup. Arsenal vs PSG spesial wasitte Fifa. begitulah kiranya sepakbola masa kini...
10. Di tanah pedesaan pemandangan seperti ini lama kelamaan akan hilang seiring dengan menurunnya daya minat anak muda untuk menjadi petani. tanah tak tergarap, pemuda merantau lengkap sudah, tinggal menunggu waktunya.
11. Surat menyurat terbuka kini bukan lagi hal yang tabu, meski lebih banyak tak beralamat dan tidak jelas tujuan, biasanya yang tahu hal-hal semacam ini hanya orang-orang dalam lingkaran pergaulan, dalam artian konco ngopi atau konco bal-bal'an.
Akhir akta yang sudah saya cantumkan diatas bila ada yang kurang berkenan mohon dimaklumkan sahaja, kurang lebihnya saya mohon maaf sebesar-besarnya. atas perhatian dan kesediaan membaca saya haturkan banyak terima kasih.
#salam.