Memilih Kades Paciran, Memilih Masa Depan
Pilkades Paciran kini tak seperti dulu. Saat ini sudah semakin meriah, tidak "ngelenyem" seperti dulu. Sepoh rano pesertae, mek ika iku thok. Kini ada 3 (tiga) Calon yang resmi mengajukan diri sebagai Kades Paciran.
Sebagai warga yang baik, sampeyan mesti berpartisipasi ikut coblosan ini. Mosok tidak perduli dengan masa depan desa senditi. Sehubungan dengan event coblosan yang semakin mendekat itu anda perlu Mempertimbangkan "apa yang terbaik untuk desaku" versi anda sendiri. Jangan sampai anut gruduk mawon...
Ada status di lini masa jejaring sosial Facebook yang membuat saya tertarik untuk membagikan ulang di paciran.com. Saya sepakat dengan sebagian besar isinya. Yang menganjurkan agar memilih atas pertimbangan sendiri dan bukan hanya karena iki blok nggonku saja. Berikut isi status selengkapnya:
Penulis bernama Rosyid Irfani, Warga Paciran. Bisa dihubungi di akun Facebook dengan nama yang sama.
[Image Source]
Sebagai warga yang baik, sampeyan mesti berpartisipasi ikut coblosan ini. Mosok tidak perduli dengan masa depan desa senditi. Sehubungan dengan event coblosan yang semakin mendekat itu anda perlu Mempertimbangkan "apa yang terbaik untuk desaku" versi anda sendiri. Jangan sampai anut gruduk mawon...
Ada status di lini masa jejaring sosial Facebook yang membuat saya tertarik untuk membagikan ulang di paciran.com. Saya sepakat dengan sebagian besar isinya. Yang menganjurkan agar memilih atas pertimbangan sendiri dan bukan hanya karena iki blok nggonku saja. Berikut isi status selengkapnya:
Setelah membaca profil dan status dari ketiga Calon Kades :
Ada beberapa potensi di desa paciran yang layak untuk kita utamakan, misalnya dari sektor industri, lapangan kerja,sektor pertanian, sektor perikanan dll. itu akan lebih bagus lagi kalau kita desain melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). kita dapat manfaatkan dari berbagai sektor yang berpotensi untuk membangun SDM dari masyarakat paciran itu sendiri. Dalam hal ini memang diperlukan program khusus dan baru untuk menjadikan masyarakatnya lebih makmur.
Melalui BUMDes, in sha Allah dapat mempercepat proses sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi dan menjadikan masyarakat berkarya. Sekaligus mengurangi pengangguran dan cangkruk'an di setiap sudut desa.
Dan lagi tidak lupa juga pembangunan infrastruktur. Bagi saya pribadi infrastruktur desa paciran sudah cukup baik dan bagus tapi perlu juga adanya maintanance, perbaikan perbaikan jalan, dalam kasus sektor penerangan ini yaitu perbaikan jalan masih dirasa telat dan lambat untuk di tangani.
Membuat program-program unggulan yang nyata dan dapat dirasakan oleh penduduk paciran mulai yang muda sampai yang tua merasakan perbedaan, karena tidak semua penduduk paciran mengerti arti sebenarnya VISI dan MISI itu sendiri, yang lebih penting adalah nyata dan bukti membangun masyarakat dari dalam melalui Sumber Daya Manusia.
Kebiasaane sistem pemilihan Pilkades Paciran masih menganut pada sistem Anut Gruduk Bae,berkelompok, tanpa adanya pemahaman khusus bagi si calon pemilih."angger seneng wonge , coblos ..! "
Dari keterangan seorang teman yang kemarin saya telpon, dapat saya simpulkan bahwa dia(teman saya) memberi informasi dan keterangan, dia memahami dan menilai dan juga memilih si calon kades melalui Pendukungnya, dengan kata lain dia tidak memandang si calon Kades tapi Siapa yang dibelakang mereka.tentunya anda (penduduk paciran ) tahu persis siapa yang menjadi idola anda untuk dipilih.semoga anda cermat dan tepat memilih calon kades nanti.
Anda punya pilihan tersendiri darimana anda menyukai si calon kades, apakah dari segi karakternya, apakah dari segi pendidikannya, apakah dari segi status pangkatnya. atau melihat dari segi pekerjaannya, atau juga anda pernah dibantu olehnya. Semua adalah pilihan anda, seng penting "ora anut grudhuk tok". point disini adalah menentukan pilihan anda secara pribadi bukan karena kelompok atau istilahnya blok-blokan.
Dari saya #RI 28/April/2016
#pilkadespaciran#besmartchoicer#desakamakmur
Penulis bernama Rosyid Irfani, Warga Paciran. Bisa dihubungi di akun Facebook dengan nama yang sama.
[Image Source]