Postingan

Short Movie Ini karya SMK TI Muhammadiyah 11 Paciran

Gambar
AKBAR - (Short Movie) - (SMK TI Muhammadiyah 11 Paciran) #SAKTI11present Begitu titel yang dipajang pada unggahan situs video upload populer, Youtube. Film pendek dengan durasi ½jam ini berkisah tentang Akbar sebagai tokoh utama. Akbar (dalam kisah/film pendek ini, terlepas bahwa Akbar memang pribadi nyata) adalah seorang anak kelahiran asli Paciran. Dia anak yang sholeh dan berbakti kepada orang tuanya. tapi akbar memiliki watak yang agak keras kepala. Sifat keras kepalanya semakin menjadi, semenjak Ibunya wafat. Karena masalah ekonomi, Akbar memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah, padahal Akbar tergolong anak yang cerdas di sekolah dan dia sangat disukai banyak teman sekolahnya karena sifat baik yang dimilkinya. Sinopsis diatas mungkin terasa klise, namun dengan alur cerita seperti film pendek karya anak sekolahan ini patut diapresiasi, dipuji dan tentu saja dipupuk biar subur. Ada beberapa proyek Film Indie yang sudah dan akan digarap oleh siswa. Beberapa film pendek lainya...

Legen Paciran yang Kian Diburu Wisatawan

Gambar
Paciran Lamongan Légen adalah salah satu nama minuman tradisional yang yang diambil dari bagian pohon siwalan atau biasa disebut dengan istilah cematan oleh masyarakat Paciran. Diakui atau tidak seiring dengan pesatnya perkembangan pariwisata di kawasan Paciran turut meroketkan minuman tradisional ini menjadi salah satu icon kuliner dari desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan dan menjadi buruan utama wisatawan. Meskipun ternyata bukan hanya kawasan Paciran saja yang menjadi habitat tumbuh kembang dari tanaman pohon siwalan ini, karena hampir di sepanjang pantura sekitar wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, Indonesia. Kita bisa menemukan banyak sekali pohon ini tumbuh, mengingat pohon yang masuk kategori palem-paleman ini memang sangatlah cocok di kawasan tropis seperti sepanjang jalan pantura ini. Kota-kota lain yang juga menjadi habitat pohon siwalan dan menghasilkan minuman Légen ini antara lain adalah : Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Pati, Rembang, Tuban dan Gresik. Sa...

Uniknya Tradisi Wanita Melamar Pria Yang Hanya Ada Di Lamongan

Gambar
Dalam hal lamar-melamar, selalu yang memulai adalah pria. Terlepas apakah yang ngebet nikah sebenarnya si pihak wanita, tapi selalu pria yang melamar. Alasannya sendiri macam-macam, mulai dari pertimbangan soal nilai kepantasan, sampai tentang arti-arti filosofisnya. Nah, jika lazimnya adalah pria melamar wanita, mungkin nggak ya terjadi hal sebaliknya? Jawabannya mungkin. Wanita melamar pria? Sungguh hal yang nggak masuk akal. Tapi, yang seperti ini memang ada lho bahkan di Indonesia sendiri. Ya, di beberapa daerah di pesisir Lamongan , selalu wanitanya yang melamar para pria. Lamarannya sendiri sama seperti para pria melamar pada umumnya. Wih, kok unik begitu ya? Tentu tradisi yang terbalik ini jadi pertanyaan besar, kenapa kok justru wanita yang disuruh lamar pria? Hmm, ternyata ada sejarahnya lho. Nah, daripada penasaran, berikut hal-hal yang mungkin belum kamu ketahui tentang tradisi wanita melamar pria tersebut. Ketika Para Pria Merasa Menjadi Seorang Pangeran Tampan Dalam...

Karang Taruna Putra Samudera

Gambar
Paciran Lamongan - Kawan. seperti yang sudah kita ketahui bersama pesta demokrasi di Paciran ini telah usai. Kita telah mendapatkan pemimpin yang terpilih secara demokratis. Adalah kesadaran kita selanjutnya sebagai bagian dari insan yang hidup bermasyarakat untuk ikut bertanggung jawab secara sosial dalam membantu proses perjalanan desa Paciran yang lebih baik, wabil khusus teruntuk para pemuda dan pemudi desa Paciran. Supaya generasi muda bisa ikut membantu maka di perlukan sebuah wadah bersama dalam sebuah organisasi. Wadah untuk berkumpulnya para pemuda dan pemudi di desa sendiri sudah diakomodir oleh pemerintah desa. Wadah itu sendiri bernama "Karang Taruna". Bertolak dari pengalaman yang sederhana dapat disebutkan salah satu dasar yang melandasi orang membentuk suatu kelompok adalah Kepentingan yang Sama. Kita sangat berharap wadah Karang Taruna ini mampu menjadi wadah silaturahmi, pembinaan, dan pengembangan kreatifitas generasi muda yang berkelanjutan untuk menjal...

Pungli Pengurusan KTP di Kecamatan Paciran

Gambar
Pungli masih menjadi salah satu alasan nomor urut satu dalam pengurusan dokumen di tingkat kecamatan. Inilah salah satu alasan sampai saat ini saya malas mengurus dokumen penting kependudukan, dalam hal ini KTP. Namun mengingat betapa "penting"-nya dokumen yang satu ini, apalagi pendataan e-ktp akan berakhir dalam waktu dekat. Semakin penting saja urusan identas ini. Jadi, gelem gak gelem yo kudu gelem ngurus. Di Balai Desa Paciran. Pagi ini, dengan semangat empat lima saya langsung menuju Balai Desa Paciran untuk meminta formulir pengurusan KTP. Sampai di sana diberikan formulir F-1.21 (fotokopian, habisjah yang asli?). Pelayanan ramah dan memuaskan sampai saat terakhir. Dan seperti saya duga sebelumnya, ada bisikan "admistrasine". Eneg, pengen muntah. Kalau sampeyan tanya berapa yang diminta, sampeyan pasti sudah tahu "nominal umum" yang diminta sejak jaman Kades Busroh: Rp. 5000,-. Tapi tadi pagi saya dimintai Rp. 10.000,-. Saya pun mlongop...

Waspada! Melonjaknya Kriminalitas Menjelang Bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri

Gambar
Situasi desa Paciran saat ini sedang ramai-ramainya maklum saja hal itu di picu dengan akan di selenggarakannya pemilihan kepala desa, hampir semua penduduk membahas bakal calon kades masing-masing yang di jagokan. Mulai dari ibu-ibu di Pasar Kriyek yang sampai lupa daftar belanjaan karena lebih asek bahas bakal calon kades atau bapak-bapak yang beradu argumentasi dengan ngotot sampai membela urat malunya hingga para remaja yang lebih memilih sosial media sebagai wadah penyaluran aspirasi dengan cara nyeleneh yaitu perang gambar, tentunya dengan gambar idola bakal calon kades masing-masing. Euforia menjelang pesta demokrasi ini membuat banyak warga jadi lengah akan keamanan desa dan ini bisa menjadi kesempatan yang baik bagi para pelaku kejahatan, masyarakat menjadi lupa bahwa ada situasi genting dalam beberapa minggu ke depan. Padahal sudah menjadi fenomena yang selalu terulang setiap tahun bahwa menjelang bulan puasa dan Lebaran akan ada tren peningkatan kejahatan khususnya ...

Tidak Perlu Surat RT-RW, Kini Mengurus e-KTP dan Akta Kelahiran Cukup Fotokopi Kartu Keluarga

Gambar
Mempertimbangkan bahwa cakupan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik (e-KTP) sampai saat ini baru mencapai 86%, dan cakupan kepemilikan Akta Kelahiran baru mencapai 61,6%, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah memerintahkan para Gubernur, dan Bupati/Walikota di seluruh Indonesia untuk segera melakukan percepatan layanan perekaman e-KTP serta penerbitan akta kelahiran. Permintaan itu tertuang dalam surat bernomor 471/1768/SJ yang dikirimkan Mendagri Tjahjo Kumolo kepada para Gubernur, Bupati/Walikota di seluruh Indonesia pada 12 Mei 2016 lalu. Dalam surat tersebut Mendagri menegaskan, seiring dengan semakin tertatanya database kependudukan di seluruh Indonesia, maka dalam pelayanan perekaman, penerbitan, dan penggantiap e-KTP yang rusak dan tidak merubah elemen data kependudukan, perlu penyederhanaan prosedur. “Cukup dengan menunjukkan fotokopi Kartu Keluarga tanpa surat pengantar dari RT, RW dan Kelurahan/Kecamatan,” tegas Mendagri. Mendagri meminta para G...