Postingan

Uniknya Tradisi Wanita Melamar Pria Yang Hanya Ada Di Lamongan

Gambar
Dalam hal lamar-melamar, selalu yang memulai adalah pria. Terlepas apakah yang ngebet nikah sebenarnya si pihak wanita, tapi selalu pria yang melamar. Alasannya sendiri macam-macam, mulai dari pertimbangan soal nilai kepantasan, sampai tentang arti-arti filosofisnya. Nah, jika lazimnya adalah pria melamar wanita, mungkin nggak ya terjadi hal sebaliknya? Jawabannya mungkin. Wanita melamar pria? Sungguh hal yang nggak masuk akal. Tapi, yang seperti ini memang ada lho bahkan di Indonesia sendiri. Ya, di beberapa daerah di pesisir Lamongan , selalu wanitanya yang melamar para pria. Lamarannya sendiri sama seperti para pria melamar pada umumnya. Wih, kok unik begitu ya? Tentu tradisi yang terbalik ini jadi pertanyaan besar, kenapa kok justru wanita yang disuruh lamar pria? Hmm, ternyata ada sejarahnya lho. Nah, daripada penasaran, berikut hal-hal yang mungkin belum kamu ketahui tentang tradisi wanita melamar pria tersebut. Ketika Para Pria Merasa Menjadi Seorang Pangeran Tampan Dalam...

Karang Taruna Putra Samudera

Gambar
Paciran Lamongan - Kawan. seperti yang sudah kita ketahui bersama pesta demokrasi di Paciran ini telah usai. Kita telah mendapatkan pemimpin yang terpilih secara demokratis. Adalah kesadaran kita selanjutnya sebagai bagian dari insan yang hidup bermasyarakat untuk ikut bertanggung jawab secara sosial dalam membantu proses perjalanan desa Paciran yang lebih baik, wabil khusus teruntuk para pemuda dan pemudi desa Paciran. Supaya generasi muda bisa ikut membantu maka di perlukan sebuah wadah bersama dalam sebuah organisasi. Wadah untuk berkumpulnya para pemuda dan pemudi di desa sendiri sudah diakomodir oleh pemerintah desa. Wadah itu sendiri bernama "Karang Taruna". Bertolak dari pengalaman yang sederhana dapat disebutkan salah satu dasar yang melandasi orang membentuk suatu kelompok adalah Kepentingan yang Sama. Kita sangat berharap wadah Karang Taruna ini mampu menjadi wadah silaturahmi, pembinaan, dan pengembangan kreatifitas generasi muda yang berkelanjutan untuk menjal...

Pungli Pengurusan KTP di Kecamatan Paciran

Gambar
Pungli masih menjadi salah satu alasan nomor urut satu dalam pengurusan dokumen di tingkat kecamatan. Inilah salah satu alasan sampai saat ini saya malas mengurus dokumen penting kependudukan, dalam hal ini KTP. Namun mengingat betapa "penting"-nya dokumen yang satu ini, apalagi pendataan e-ktp akan berakhir dalam waktu dekat. Semakin penting saja urusan identas ini. Jadi, gelem gak gelem yo kudu gelem ngurus. Di Balai Desa Paciran. Pagi ini, dengan semangat empat lima saya langsung menuju Balai Desa Paciran untuk meminta formulir pengurusan KTP. Sampai di sana diberikan formulir F-1.21 (fotokopian, habisjah yang asli?). Pelayanan ramah dan memuaskan sampai saat terakhir. Dan seperti saya duga sebelumnya, ada bisikan "admistrasine". Eneg, pengen muntah. Kalau sampeyan tanya berapa yang diminta, sampeyan pasti sudah tahu "nominal umum" yang diminta sejak jaman Kades Busroh: Rp. 5000,-. Tapi tadi pagi saya dimintai Rp. 10.000,-. Saya pun mlongop...

Waspada! Melonjaknya Kriminalitas Menjelang Bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri

Gambar
Situasi desa Paciran saat ini sedang ramai-ramainya maklum saja hal itu di picu dengan akan di selenggarakannya pemilihan kepala desa, hampir semua penduduk membahas bakal calon kades masing-masing yang di jagokan. Mulai dari ibu-ibu di Pasar Kriyek yang sampai lupa daftar belanjaan karena lebih asek bahas bakal calon kades atau bapak-bapak yang beradu argumentasi dengan ngotot sampai membela urat malunya hingga para remaja yang lebih memilih sosial media sebagai wadah penyaluran aspirasi dengan cara nyeleneh yaitu perang gambar, tentunya dengan gambar idola bakal calon kades masing-masing. Euforia menjelang pesta demokrasi ini membuat banyak warga jadi lengah akan keamanan desa dan ini bisa menjadi kesempatan yang baik bagi para pelaku kejahatan, masyarakat menjadi lupa bahwa ada situasi genting dalam beberapa minggu ke depan. Padahal sudah menjadi fenomena yang selalu terulang setiap tahun bahwa menjelang bulan puasa dan Lebaran akan ada tren peningkatan kejahatan khususnya ...

Tidak Perlu Surat RT-RW, Kini Mengurus e-KTP dan Akta Kelahiran Cukup Fotokopi Kartu Keluarga

Gambar
Mempertimbangkan bahwa cakupan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik (e-KTP) sampai saat ini baru mencapai 86%, dan cakupan kepemilikan Akta Kelahiran baru mencapai 61,6%, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah memerintahkan para Gubernur, dan Bupati/Walikota di seluruh Indonesia untuk segera melakukan percepatan layanan perekaman e-KTP serta penerbitan akta kelahiran. Permintaan itu tertuang dalam surat bernomor 471/1768/SJ yang dikirimkan Mendagri Tjahjo Kumolo kepada para Gubernur, Bupati/Walikota di seluruh Indonesia pada 12 Mei 2016 lalu. Dalam surat tersebut Mendagri menegaskan, seiring dengan semakin tertatanya database kependudukan di seluruh Indonesia, maka dalam pelayanan perekaman, penerbitan, dan penggantiap e-KTP yang rusak dan tidak merubah elemen data kependudukan, perlu penyederhanaan prosedur. “Cukup dengan menunjukkan fotokopi Kartu Keluarga tanpa surat pengantar dari RT, RW dan Kelurahan/Kecamatan,” tegas Mendagri. Mendagri meminta para G...

Aksi Pelumpuhan Pencuri Mobil di Paciran

Gambar
Dini hari tadi (5/11/2016) Paciran heboh digegerkan laka lantas yang melibatkan pihak kepolisian dengan Pencuri mobil yang memang sudah menjadi DPO sejak lama. Pengejaran mobil pencuri ini bermula dari jembatan suramadu dan berlangsung alot. Mobil yang notabene merupakan hasil curian ini sudah 'kejar-kejaran' dengan aparat sejak dari jembatan suramadu. Pihak aparat yang mengejar baru bisa menyusul pelaku dan melumpuhkannya di daerah Paciran tepatnya di sekitar jembatan Paciran.  Pihak aparat terpaksa melakukan menembakan untuk menghentikan aksi mereka, tembakan yang mengenai dada Pelaku (sopir mobil) akhirnya membuat mobil oleng dan berguling menabrak rumah penduduk membuat mobil yang berisi 3 orang pelaku pencurian ini ringsek tak berbentuk karena terguling dan terhenti setelah menabrak pagar rumah Ibu Maghfiroh yang sebelumnya menggasak tiang penyangga teras rumah Bpk. Fahrul dan pohon di depan rumahnya. Sopir kendaraan yang terkena tembakan aparat meninggal s...

Memilih Kades Paciran, Memilih Masa Depan

Gambar
Pilkades Paciran kini tak seperti dulu. Saat ini sudah semakin meriah, tidak "ngelenyem" seperti dulu. Sepoh rano pesertae, mek ika iku thok. Kini ada 3 (tiga) Calon yang resmi mengajukan diri sebagai Kades Paciran. Sebagai warga yang baik, sampeyan mesti berpartisipasi ikut coblosan ini. Mosok tidak perduli dengan masa depan desa senditi. Sehubungan dengan event coblosan yang semakin mendekat itu anda perlu Mempertimbangkan "apa yang terbaik untuk desaku" versi anda sendiri. Jangan sampai anut gruduk mawon... Ada status di lini masa jejaring sosial Facebook yang membuat saya tertarik untuk membagikan ulang di paciran.com. Saya sepakat dengan sebagian besar isinya. Yang menganjurkan agar memilih atas pertimbangan sendiri dan bukan hanya karena iki blok nggonku saja. Berikut isi status selengkapnya: Setelah membaca profil dan status dari ketiga Calon Kades : Ada beberapa potensi di desa paciran yang layak untuk kita utamakan, misalnya dari sektor industri, l...