Postingan

Memilih Kades Paciran, Memilih Masa Depan

Gambar
Pilkades Paciran kini tak seperti dulu. Saat ini sudah semakin meriah, tidak "ngelenyem" seperti dulu. Sepoh rano pesertae, mek ika iku thok. Kini ada 3 (tiga) Calon yang resmi mengajukan diri sebagai Kades Paciran. Sebagai warga yang baik, sampeyan mesti berpartisipasi ikut coblosan ini. Mosok tidak perduli dengan masa depan desa senditi. Sehubungan dengan event coblosan yang semakin mendekat itu anda perlu Mempertimbangkan "apa yang terbaik untuk desaku" versi anda sendiri. Jangan sampai anut gruduk mawon... Ada status di lini masa jejaring sosial Facebook yang membuat saya tertarik untuk membagikan ulang di paciran.com. Saya sepakat dengan sebagian besar isinya. Yang menganjurkan agar memilih atas pertimbangan sendiri dan bukan hanya karena iki blok nggonku saja. Berikut isi status selengkapnya: Setelah membaca profil dan status dari ketiga Calon Kades : Ada beberapa potensi di desa paciran yang layak untuk kita utamakan, misalnya dari sektor industri, l...

Mencari Alamat di Paciran Itu Ruwet!

Gambar
Alkisah, beberapa pemuda yang kebetulan sedang berada di sebuah warung kopi di kawasan Paciran dibuat bingung dengan pertanyaan seorang pendatang yang menanyakan alamat rumah seseorang. Pasalnya, si pendatang ini tidak mempunyai alamat lengkap dari orang yang dicarinya. Berbekal nama orang yang dicari dan "ancer-ancer" sebelah sininya anu, di jalan ini perempatan sekian, dan informasi ini sudah termasuk alamat paling detil. Kalau sudah begini biasanya akan terjadi saling tanya antar penduduk warung kopi: "engko na sik konok, seng isuk mau kebreset nuk langgar iku." (jangan jangan si anu yang tadi pagi terpeleset di musholla itu -terj) dan kalimat lain yang senada. Peristiwa "sik konok" di warung kopi dan perempatan seperti ini mungkin tak akan terjadi jika si pendatang memberi alamat rumah yang lengkap. Tak hanya tahu RT/RW nya saja tetapi beserta nomor rumah dan nama jalan/gang. Karena umumnya penduduk Paciran hanya tahu RT/RW dimana dia tinggal dan t...

3 Perahu Nelayan Paciran Tersambar Petir

Gambar
Kamis sore kemarin sekitar pukul 16.00 guyuran hujan seperti biasanya menghiasi tanah paciran, awalnya hujan datang seperti biasa, cenderung tidak begitu deras dengan angin semilir yang juga tidak begitu keras. tetapi semuanya berubah manakala hujan mulai mereda. tiba-tiba petir mulai datang menyambar bersahutan. Bersamaan dengan guyuran hujan bergemericik petir terus bersahutan berkilat dan menyambar di atas awan Paciran. Cuaca hujan ekstrim disertai sambaran petir yang tak juga mereda ini akhirnya membawa korban. Sekitar pukul 18.00 tiga buah perahu nelayan Paciran menjadi korban sambaran petir, kondisi yang terparah adalah perahu milik Moh. Abd. Hakim. warga nelayan watu bolong. sedangkan dua buah perahu lainnya masih dalam kondisi yang tidak begitu fatal. Perahu yang tersambar petir Kejadian ini sempat menjadi geger warga sekitar, perahu yang merupakan satu-satu-Nya aset bagi warga nelayan Paciran untuk mencari suapan nasi anak dan istrinya ini sama sekali sudah tidak bisa ...

Inilah Negeri Seribu Surau

Gambar
Berjarak -+50 KM dari pusat kabupaten Kota Lamongan, Paciran merupakan salah satu desa yang menjadi ‘icon’ kabupaten Lamongan. Desa kecil yang penuh sahaja dengan akar keagamaan yang terkenal begitu kuat karena menjadi kecamatan dengan basis pesantren tersubur di kabupaten Lamongan (dengan bertumbuhnya pondok pesantren yang terus bermunculan_red). Jauh sebelum hingar-bingar pariwisata di kawasan Paciran menggema, Paciran bisa jadi merupakan kawasan paling religi di kabupten Lamongan. Hampir setiap desa di kecamatan Paciran memiliki pondok pesantren, dan yang paling mengagumkan adalah desa Paciran itu sendiri. Karena dalam satu desa Paciran saja terdapat 7 pondok pesantren dengan aneka ragam basis massanya yang kebanyakan adalah santri yang berasal dari luar kabupaten lamongan bahkan luar pulau jawa. Kecamatan Paciran juga mempunyai peran penting dalam penentuan bulan ramadhan dan hari raya idul fitri dengan adanya menara yang merupakan salah satu tempat dimana proses melihat hilal...

Operasi Yustisi Kabupaten Lamongan Temukan KK Palsu di Kecamatan Brondong

Gambar
Foto by : www.cahayabaru.co Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyisir dua kecamatan di wilayah utara Lamongan melaksanakan operasi bina kependudukan dan yustisi, yakni kecamatan Paciran dan Kecamatan Brondong pada Kamis (28/1/2016) Kunjali Kasi Operasi, Satpol PP Kabupaten Lamongan mengatakan bahwa operasi ini digelar dalam rangka tertib administrasi kependudukan. Operasi yustisi ini digelar gabungan dengan melibatkan KODIM 0812 Lamongan, POLRES Lamongan, Muspika Kecamatan (Brondong-Paciran), Satpol PP Pemda Lamongan dan juga perangkat Kelurahan serta Desa yang ada di dua Kecamatan tersebut dengan langsung menyasar ke sejumlah rumah kontrakan dan kos-kosan yang tersebar di kecamatan Paciran dan Kecamatan Brondong. Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP), dalam operasi ini memperoleh temuan 23 orang pendatang yang tidak memiliki KTP. “Di Brondong terdata ada 100 orang yang di kos-kosan datanya tidak ber-KTP 5 orang dan tidak berlaku 5 orang, di Paciran terdata 137 jiwa, t...

Pelatihan Pembesaran Ikan Bandeng oleh P2MKP Sunan Drajat

Gambar
  P2MKP adalah Kependekan dari Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan. P2MKP merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat kelautan dan perikanan di Nusantara yang meliputi pelaku usaha bidang kelautan dan perikanan, difasilitasi untuk mandiri melalui pendampingan administrasi dan teknis serta didukung dengan biaya operasional yang kemudian disahkan menjadi P2MKP.  Lembaga swadaya masyarakat ini kemudian menjadi mitra pemerintah, yakni Kementerian Kelautan  dan Perikanan (KKP), untuk melaksanakan pelatihan seputar usaha yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan seperti usaha budidaya, pengolahan ikan, penangkapan dan penanganan ikan, kerajinan kerang mutiara dan sebagainya. Di kabupaten Lamongan saat ini hanya ada 1 (satu) P2MKP saja yakni P2MKP Sunan Drajat, yang berpusat di Pondok Pesantren Sunan Drajat dan diketuai oleh Prof. DR. KH. Abdul Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan. Pada tanggal...

Mengenal White Coffee Dari Beberapa Negara

Gambar
Budaya kuliner Paciran yang hingga saat ini masih menjamur dan tetap eksis adalah Ngopi. Sebagai maniak kopi, orang Paciran lebih suka dengan Kopi Hitam (merujuk pada cara penyajian). Motivasi ngopi sendiri bisa beragam, mulai dari sekedar rehat setelah kerja hingga mencari lowongan kerja, iya lowongan kerja yang akan dibahas dan diceritakan lain waktu. Untuk saat ini kita kan membicaraan kopinya saja. Dan bukan Kopi Khas Paciran melainkan Kopi Putih / White Coffe. Kopi, dalam seduhan dengan harum yang ciri khas tentu membuat penggemar kopi tak bisa menolak bila mereka di tawarkan. Seperti kita ketahui, sebagian besar manusia dewasa menyukai minuman berwarna gelap ini. Kata kopi sendiri awalnya berasal dari bahasa Arab: قهوة‎ : qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai minuman berenergi tinggi. Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. Penggunaan...